Saat
ini, pengguna telepon di Indonesia telah mencapai sekitar 60 juta orang
dan cenderung terus meningkat. Kebutuhan akan komunikasi semakin
dirasakan sebagai kebutuhan pokok dalam menunjang kegiatan hidup sehari-hari.
Faktanya, sebagian besar pengguna telepon (90%) memilih produk
kartu prabayar. Peredaran uang untuk transaksi penjualan pulsa prabayar
rata-rata perbulan mencapai sekitar 2,7 trilyun rupiah.
Operator
selular terus meningkatkan kinerjanya dengan memperbaiki seluruh sistem
operasinya dan memperluas jangkauan wilayahnya. Pengisian pulsa secara
elektronik dinilai sebagai solusi efisien dan efektif untuk penghematan
biaya, memeotong biaya produksi, rantai distribusi dan terhindar dari
bentuk pemalsuan voucer fisik yang sering terjadi.
Dengan
prospek bisnis tersebut, maka distribusi pemasaran pulsa elektrik akan
mendapat tempat yang sangat menjanjikan untuk mendapat keuntungan cukup
besar.
KENAPA MEMILIH BISNIS PULSA ?
MODAL KECIL
Modal pulsa diperoleh dari Re-seller / Agen / Counter yang menyerahkan deposit terlebih dahulu sebelum menjual pulsa.
RESIKO KECIL
Pulsa
merupakan kebutuhan utama yang mudah laku, tidak rusak, tidak ada batas
waktu kadaluarsa, tidak perlu transportasi hanya dengan SMS.
PANGSA PASAR LUAS
Pengguna
telepon selular sangat banyak, hampir setiap orang diperkotaan dan
sebagian dipedesaan merasakan kebutuhan akan telepon selular.
KEUNTUNGAN BESAR
Selama
pulsa tetap sebagai barang komoditi (tidak diberikan secara gratis)
maka bisnis ini akan memberikan keuntungan yang relatif besar (lihat
analisa bisnis).